Pendidikan

Stikes Mahardika Akan Jadikan Program Intership ke Okinawa Jepang sebagai Program Rutin

Senin, 28 Desember 2020 - 01:15
90.20k
Stikes Mahardika Akan Jadikan Program Intership ke Okinawa Jepang sebagai Program Rutin Foto bersama Mahasiswa Stikes Mahardika di Nurshing Home, Okinawa Jepang. (FOTO: Dok. Dwiyanti Purbasari for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, CIREBONStikes Mahardika Cirebon mengadakan program internship di Nurshing Home Okinawa Jepang tanpa dipungut biaya atau gratis.

Program ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa semester 5 jurusan keperawatan yang memang sedang menjalani program magang study penerapan praktek keperawatan gerontik.

Program ini bisa diikuti oleh siapa saja, tetapi ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh para mahasiswa yang ingin mengikutinya seperti nilai test TPA, nilai IPK diatas rata-rata dan siap belajar pendidikan berbahasa jepang.

Wakil Ketua Satu Stikes Mahardika Kota Cirebon, Dwiyanti Purbasari menerangkan  program intership di Okinawa Jepang baru dilaksanakan tahun 2020.

Mahasiswa-Stikes-Mahardika-2.jpg

"Program ini dilakukan bagi mahasiswa yang masih aktif dalam jenjang pendidikan keperawatan, difokuskan pada mahasiswa yang menyelesaikan pembelajaran tingkat 1 dan tingkat 2," katanya, Senin (28/12/2020).

Pengadaan program yang pertama ini, Stikes Mahardika memberangkatkan sebanyak 10 mahasiswanya yang ditempatkan di Nurshing Home selama satu tahun.

Nurshing Home ini adalah tempat berkumpulnya lansia usia 40 tahun sampai usia ratusan tahun di Okinawa Jepang. Kesepuluh mahasiswa mengikuti aktivitas dari lansia sebagai penerapan ilmu selama kuliah.

"Mereka tinggal di sana selama satu tahun. Program ini tidak membatasi yang terpenting memenuhi syarat, untuk pertama kali ada 10 mahasiswa," jelasnya.

Rencananya, program intership ke Okinawa, Jepang akan menjadi program rutin setiap tahunnya.

Ia berharap selama mahasiswa belajar di Jepang dapat mengikuti kegiatan ini sehingga bisa juga adaptif, menguasai bahasa, dan saat kembali ke Indonesia memliki pengetahuan selain pengalaman di Jepang.

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang telah melaksanakan Intership di Nurshing Home, Okinawa Jepang menceritakan pengalaman berharganya selama disana.

"Pengalaman menariknya mengenal budaya, manajemen keperwatannya di Indonesia dan Jepang berbeda, lebih teratur di Jepang terlebih dalam hal disiplin. Lansia di Jepang sudah diprogram sejak 40 tahun untuk bayar pajak hari tua, dikatakan lansia ketika memasuki usia 60 tahun," ungkapnya.

Widya juga menjelaskan Seluruh biaya 90 persennya dicover oleh pemerintah dari pajak pendapatan, disana Widya Banyak menemukan lansia usia diatas 100 tahun, yang masih bisa melakukan aktivitasnya sendiri.

"Disana kami ditempatin di Okinawa, Jepang. Kita juga jalan-jalan ke Tokyo, banyak kampus lain ikut kegiatannya tapi yang punya kesempatan ke Tokyo hanya Stikes Mahardika Cirebon," ucapnya. (*)

Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Boyolali just now

Welcome to TIMES Boyolali

TIMES Boyolali is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.