Ekonomi

Menko Airlangga Tegaskan Peningkatan Anggaran PEN Wujud Komitmen Pemerintah Tangani Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 - 14:34
63.87k
Menko Airlangga Tegaskan Peningkatan Anggaran PEN Wujud Komitmen Pemerintah Tangani Covid-19 Menko Airlangga Hartarto. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah meningkatkan alokasi anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari sebelumnya Rp 403,9 triliun menjadi Rp 553 triliun sebagai bentuk komitmen penanganan pandemi Covid-19.

“Artinya, pemerintah sudah melihat bahwa pemulihan ekonomi pada 2021 ini memerlukan support yang sama seperti 2020,” ucap Airlangga dalam acara Akselerasi Pemulihan Ekonomi di Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Menurutnya, selama herd immunity masyarakat Indonesia belum terpenuhi melalui vaksinasi yang akan dilakukan selama satu tahun ke depan maka enam bidang harus terus mendapat dukungan.

Enam bidang yang masuk dalam fokus anggaran PEN 2021 sebesar Rp 553,09 triliun meliputi kesehatan, perlindungan sosial, program prioritas, UMKM dan pembiayaan korporasi, serta insentif usaha.

Untuk bidang kesehatan mendapat alokasi sebesar Rp 104,7 triliun yang digunakan untuk pengadaan dan operasional vaksin Covid-19, sarana, prasarana, dan alat kesehatan, biaya klaim perawatan, insentif tenaga kesehatan dan santunan kematian, serta bantuan iuran BPJS untuk PBPU/BP.

Untuk bidang perlindungan sosial memiliki alokasi Rp 150,96 triliun dengan fokus PKH bagi 10 juta KPM, kartu sembako, prakerja, BLT dana desa, bansos tunai bagi 10 juta KPM, subsidi kuota PJJ, serta diskon listrik.

Untuk program prioritas dialokasikan Rp 141,36 triliun yang difokuskan pada dukungan pariwisata, ketahanan pangan, pengembangan ICT, pinjaman ke daerah dan subsidi ke daerah, padat karya K/L, kawasan industri, serta program prioritas lainnya.

Untuk bidang UMKM dan pembiayaan korporasi dialokasikan Rp 156,06 triliun dengan fokus pada subsidi bunga KUR dan non-KUR, IJP korporasi dan UMKM, penempatan dana, serta penjaminan loss limit dan korporasi.

Kemudian lanjut Menko Airlangga, untuk pembiayaan PEN lainnya serta PMN kepada BUMN yang menjalankan penugasan yaitu HK, ITDC, Pelindo III, dan KIW. Terakhir yaitu alokasi untuk insentif usaha 2021 masih akan secara reguler dilaporkan.

Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Boyolali just now

Welcome to TIMES Boyolali

TIMES Boyolali is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.