TIMES BOYOLALI, JAKARTA – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa negaranya tinggal 10 persen lagi untuk mencapai kesepakatan mengakhiri perang dengan Rusia.
Dalam pesan video di Telegram pada Rabu (31/12/2025) malam, ia mengungkapkan bahwa perjanjian damai tersebut sudah "90 persen siap."
Namun, Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina tidak akan menerima kesepakatan lemah yang hanya akan memperpanjang konflik atau merugikan kedaulatan negaranya. "Kami ingin perang berakhir, bukan Ukraina yang diakhiri," tegasnya.
Ia menekankan bahwa tanda tangannya hanya akan dibubuhkan pada kesepakatan yang kuat dan adil.
Zelenskyy mengakui bahwa rakyat Ukraina merasa lelah setelah hampir empat tahun perang, tetapi semangat mereka tetap teguh.
Ia menyatakan bahwa seluruh upaya diplomatik saat ini difokuskan untuk mencapai perjanjian yang dapat mengakhiri pertumpahan darah dengan cara yang menghormati integritas dan kedaulatan Ukraina.
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Zelenskyy Sebut Perjanjian Damai dengan Rusia Sudah 90% Siap
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Faizal R Arief |